Arsip Berita Pengadilan
Apel Pagi Pengadilan Agama Kuala Pembuang, Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan di Tengah Bencana Karhutla

Kuala Pembuang | pa-kualapembuang.go.id
Kuala Pembuang, 12 Oktober 2026 – Pengadilan Agama Kuala Pembuang melaksanakan apel pagi pada Senin (12/10/2026) di halaman kantor Pengadilan Agama Kuala Pembuang. Kegiatan ini diikuti oleh aparatur Pengadilan Agama Kuala Pembuang sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kedisiplinan dan meningkatkan semangat kerja dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bertindak sebagai pembina apel, Hakim Pengadilan Agama Kuala Pembuang, Ria Nur Baladina, S.H., dengan Meidy Saputra sebagai pemimpin apel. Sementara itu, Intan Surya Johana, S.Kom. bertugas sebagai pembawa acara, Tuandy Rahman, S.H. sebagai pembaca 8 Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan Arif, S.H. sebagai pembaca doa.
Dalam pelaksanaan apel pagi tersebut, seluruh aparatur diingatkan untuk tetap menjaga semangat dalam bekerja serta memperhatikan kesehatan di tengah bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan munculnya kabut asap di wilayah sekitar. Kondisi ini menjadi perhatian bersama mengingat dampak kabut asap dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Seluruh aparatur diharapkan senantiasa menjaga kondisi fisik, meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, serta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Meskipun menghadapi kondisi lingkungan yang kurang kondusif, semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan harus tetap terjaga.
Melalui apel pagi ini, Pengadilan Agama Kuala Pembuang berharap seluruh aparatur dapat mengawali pekan dengan semangat baru, memperkuat kedisiplinan, serta menjaga kesehatan agar pelaksanaan tugas kedinasan dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan apel pagi ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar seluruh aparatur senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas, khususnya di tengah kondisi bencana karhutla yang sedang terjadi. (Redaksi/ISJ)

